Duke’s Daughter Bab 67

Font Size :
Table of Content

Pengejaran

“Pendeta Ralph. Jika anda yang bertanggung jawab atas penyelidikan, maka saya tidak perlu khawatir. Namun, saya ingin anda menyelidiki satu satu hal lagi.” (Iris)

“Apa itu?”

“Aliran dana.”

“Jika yang anda maksud adalah keuntungan yang didapatkan dari hasi penjualan gereja di wilayah Armelia, saya sudah berencana menyelidikinya.” (Ralph)

“Memang itu, namun ada aspek lain dari uang itu yang saya khawatirkan.” (Iris)

“Apa maksud anda?” (Ralph)

“Dana yang didapatkan dari penjualan gereja itu tidaklah sedikit, dan selain itu, Gereja juga menerima banyak sumbangan dari bangsawan di seluruh kerajaan. Mengingat jumlah uang yang harusnya Gereja miliki, saya terkejut setelah mendengar bahwa Gereja memohon agar ibuku menghadiri acara mereka untuk mendapatkan lebih banyak sumbangan. Tingkat keputusasaan semacam itu menyiratkan kurangnya dana atau sesuatu yang lebih berbahaya, tidakkah anda setuju?” (Iris)

“Itu…” (Ralph)

“Jika anda berencana melakukan penyelidikan penuh mengenai masalah ini dan ingin mendapatkan kembali kepercayaan orang-orang, maka tolong pertimbangkan kebijakan transparansi penuh. Sebagai anggota dari keluarga Armelia, saya tidak menentang memberikan sumbangan pada Gereja. Ibuku tentu akan membantu kalian karena saat ini ketidakbersalahanku sudah terbukti. Namun, jika Gereja masih menyembunyikan fakta dan informasi penting bahkan setelah kejadian ini, maka sejarah pasti terulang kembali. Bagaimana kerahasiaan yang berkelanjutan bisa dianggap penebusan dosa atas apa yang terjadi?” (Iris)

“Saya memahami kekhawatiran anda, Nyonya Iris.” (Ralph)

Pendeta Ralph nampak terkejut dengan usulanku. Aku penasaran apakah dia akan membahas masalah ini dalam pertemuan dengan “orang itu”. Bagaimanapun juga, tidak ada ruginya bagiku, jadi aku tidak punya niat untuk menahan pendapatku.

“Saya telah belajar banyak hal selama mengoperasikan Azuta Conglomerate. Kalau lebih spesifik, saya melihat sesuatu mengenai aliran diantara catatan konglomerat ku. Tuan Wilmotz, berapa penghasilan tahunan anda?” (Iris)

“Menanyakan hal semacam itu pada seorang hamba Tuhan. Sungguh bukan hal yang pantas bagi seorang bangawan…!” (Paus)

“Saya juga tidak ingin tahu sebenarnya. Akan tetapi, karena pertanyaan tersebut relevan dengan kasus ini, maka saya bertanya. Catatan yang kami miliki di Azuta Conglomerate menunjukkan bahwa jumlah barang yang anda beli dari perusahaan saya sebanding dengan bangsawan peringkat atas. Apakah gaji seorang Paus sangat setinggi itu? Pendeta Ralph apakah hal semacam itu mungkin terjadi?” (Iris)

“Tidak, harusnya itu tidak mungkin.” (Ralph)

“Baik….Kalau begitu, Paus Wilmotz, dari mana anda mendapatkan dana yang dibutuhkan untuk itu?” (Iris)

“S-sungguh lancang!!! Menuduhku mencuri dari orang-orang….! Aku tidak melakukan sesuatu semacam itu!!!” (Paus)

Aku tidak pernah secara terang-terangan menuduhnya mencuri dari orang-orang. Namun, segalanya jadi jelas bagi bangsawan lain setelah melihat reaksinya.

“Saya tidak mampu memberikan bukti bahwa anda menggelapkan uang dari kasus ini, itulah kenapa saya meminta Pendeta Ralph memasukkan ini dalam penyelidikannya. Pendeta Ralph, bisakah anda melakukan penyelidikan menyeluruh tentang masalah ini juga?” (Iris)

“Saya akan melakukannya dengan segenap kekuatan saya.” (Ralph)

“Apakah masih ada hal lain yang ingin anda tanyakan, Iris Lana Armelia?” (Janda Ratu)

“Tidak. Itu saja, Yang Mulia.” (Iris)

Aku membungkuk ke arah sang Ratu dan melangkah mundur.

“Baiklah kalau begitu. Kita sekarang akan memantau dengan seksama semua pendeta Gereja. Para pejabat tinggi Gereja dan Paus Wilmotz akan berada dalam kurungan rumah sampai penyelidikan berakhir.” (Janda Ratu)

“…..” (Paus)

Paus tampak ingin mengatakan sesuatu, namun pada akhirnya, dia tidak mengucapkan sepatah kata pun. Aku telah memperhitungkan kemungkinan dia akan menyajikan bukti yang membatalkan keputusan tersebut, dan telah menyiapakan kartu truf lainnya. Namun, sepertinya aku tidak perlu menggunakannya. Aku dipenuhi kegelisahan, karena aku tidak menyangka semua akan berakhir dengan baik. Seolah rasanya ini berjalan terlalu lancar….

Akan tetapi, aku berhasil membuat Paus Wilmotz dan Gereja menjadi target penyelidikan; aku memenuhi semua tujuanku.

Dengan demikian, rapat penyelidikan telah menemui kesimpulannya.

Table of Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *