Duke’s Daughter Bab 35

Font Size :
Table of Content

Bantuan dari Janda Ratu

Sekarang, aku berada di tengah-tengah kekacauan.

Aaah …. Saat ini Istana sedang mengadakan pesta untuk memperingati berdirinya Kerajaan. Aku pikir itu aneh bagiku diundang, dan ketika aku tiba, aku menguatkan mentalku untuk masuk.

Namun, ketika aku masuk, bukannya menerima tatapan dingin dari orang-orang, mereka malah menatapku dengan rasa ingin tahu dan ketertarikan. Pada saat itu, aku berpikir:

(Huh? Ini sangat berbeda dari apa yang aku perkirakan… )

Dan ketika aku menerima panggilan dari Janda Ratu, aku tidak berpikir beliau akan mengatakan kata-kata baik tentangku dan bahkan memberiku dukungannya.

(Hah? Mungkinkah orang yang mengundangku adalah Janda Ratu? …) itulah yang aku pikirkan.

Karena hal itu sudah berakhir, aku menghela napas lega dan dengan tenang berjalan ke sudut. Namun, aku tidak berpikir bahwa Yuri-sama akan muncul tepat di depanku….

Selain itu, berdiri di sampingnya adalah Ed-sama, dan Van-sama yang menatapku penuh rasa ingin tahu.

“… Lama tidak bertemu.”

Untuk saat ini, aku menjawab dengan senyum…. Aku tidak terlihat kaku, bukan?

“Iris-sama, sudah lama sejak Anda menghadiri akademi ~ Saya senang melihat Anda baik-baik saja ~”

Sindiran? apakah dia menyindirku? Atau dia memang benar-benar khawatir padaku? Namun, karena yang berbicara adalah Yuri, aku ragu bisa membuat penilaian apapun …

“Saya juga senang Yuri-sama juga tampak sehat.”

Untuk saat ini, aku membuat pernyataan yang tidak berbahaya.

“…Aku terkejut. Gadis ini sebenarnya adalah Iris-sama.“

Van-sama yang berdiri di samping Yuri berkomentar.

“Apakah aku tidak pernah memberitahu kamu sebelumnya? Aku sangat baik dalam membedakan wajah seseorang. Selain itu, dia bersama-sama dengan Berne, jadi aku pikir dia pasti Iris-sama. “

Yuri berkata dengan bangga … meskipun dia berada di tempat ini ketika Janda Ratu memanggilku ke depan. Dia baru mengenaliku karena aku bersama Berne!

“Meski begitu, Anda telah banyak berubah. Saya hampir tidak mengenali anda sama sekali. “

“Yuri sangat cerdas.”

“Fufufu … Terima kasih banyak, Edward-sama.”

….Ya ya. Seperti biasa, Suasana disekeliling kalian diisi dengan “kyakya Ufufufu” .. Bertindak seperti itu di depan mantan tunangan mu, Kamu benar-benar kurang pertimbangan.

Di sisi lain, aku sudah menyerah pada Yuri-sama, dia orangnya memang seperti itu.

Yang lebih penting, aku ingin tahu apakah Edward-sama selalu bahagia? Sementara aku memikirkannya, keraguan segera muncul dalam diriku setelah mengingat kata-kata terakhir yang aku katakan di akademi.

“… Omong-omong, mengapa Iris-sama hadir di pesta ini ~?”

Aku tidak mengharapkan pukulan tiba-tiba seperti ini, dan dalam beberapa saat, senyum di wajahku menghilang.

“Kenapa kamu bertanya…?”

“Karena Iris-sama …”

“Tidak perlu kamu bertanya mengapa Yuri mengajukan pertanyaan itu. Karena kamu memang tidak memiliki kualifikasi untuk hadir di tempat ini.”

Memotong pembicaraan Yuri, Ed-sama bicara sambil melihatku dengan kebencian. Mengapa dia sangat marah? Itu bukan seolah-olah aku akan memakan Yuri.

“Tidak memiliki kualifikasi …..?”

“Yuri adalah gadis yang lembut. Dia memberimu nasihat dengan mengingatkan tentang posisimu.”

(Setidaknya dengarkan dulu orang lain selesai bicara! Dan kenapa kau begitu sombong?)

“…Nasihat?”

Di sisi lain, Yuri-sama tampaknya tidak mengerti apa yang Ed-sama katakan dan tanda tanya muncul di atas kepalanya.

“… Alasan saya berada di tempat ini adalah karena saya menerima undangan dari Janda Ratu. Dengan atau tanpa posisi apapun, sudah kewajiban saya untuk hadir memenuhi keinginan Yang Mulia.”

“A-apa … !! Nenek mengundangmu …? “

Ed-sama tampak sangat terkejut dengan matanya melebar.

(Apakah orang ini tidak memperhatian ketika aku pergi untuk menyambut Janda Ratu beberapa saat yang lalu?)

“Tidak, itu tidak mungkin … Bagi seseorang yang tidak manusiawi sepertimu, mana mungkin nenek akan mengirimkan undangan. Jika kamu ingin berbohong, setidaknya buatlah agar terdengar meyakinkan.”

(Meskipun kau tidak yakin, … Bukankah tidak pantas mengatakan hal-hal seperti itu pada mantan tunanganmu sendiri?… )

Ketika aku hendak mengatakan sesuatu, Yuri-sama bicara.

“… Umm ~ Apa yang kalian berdua bicarakan? Aku benar-benar tidak mengerti ~ … “

“… Haaa …?”

Dengan Yuri berkata seperti itu, kemarahan Ed-sama segera berkurang.

(Apakah gadis ini benar-benar tidak mengerti? Dia lah yang memulai topik ini.)

“Apa yang aku ingin tanyakan adalah ~ … Alasan Iris-sama datang ke sini secara pribadi … Apakah karena Iris-sama ingin mengiklankan pakaian yang saat ini anda pakai?~ Itulah maksudku. ~”

“…Iklan?”

“Ya ~ Karena Iris-sama adalah seseorang dari Duke Armelia Family, Jika berpikir tentang hal itu, maka secara alami orang skan menghubungkannya dengan Azuta Conglomerate. Apa yang saya ingin tanyakan adalah apakah Iris-sama diminta oleh Azuta Conglomerate memakai gaun ini untuk beriklan?”

Aku tentu tidak diminta untuk melakukannya atau apa, bagaimanapun, Aku Presiden Azuta Conglomerate sendiri.

Seperti yang aku pikir, mereka tidak tahu bahwa aku adalah presiden konglomerat yang dia maksud …

Aku teringat kekacauan yang terjadi ketika aku membicarakannya dengan Sei, Aku diberitahu bahwa dua orang ini ingin mengajukan permohonan untuk menjadi anggota.

“Tidak … saya tidak diminta untuk beriklan atau apa … Tapi memang benar, kain yang digunakan sebagai bahan gaun ini akan diperkenalkan sebagai komoditas baru.”

“Oh, seperti yang aku pikir ~! Ini sangat indah. Aku juga ingin memiliki gaun yang dibuat dari kain ini. Di mana aku bisa membelinya?“

Mengabaikan Ed-sama yang berdiri di sampingnya, Yuri-sama terus berbincang denganku.

“Karena kami belum bisa mengumpulkan banyak bahan, saat ini tidak untuk dijual. Tapi dalam watu dekat kami akan memiliki jumlah bahan yang cukup, sehingga produk ini bisa segera diluncurkan.”

“Oh, begitu ~ Karena gaun ini terlihat sangat indah, aku ingin setidaknya mendapatkan satu dalam waktu dekat … Itulah apa yang aku pikirkan. Apakah anda bisa melakukan sesuatu?“

“Saya merasa tersanjung… Namun, kami benar-benar masih membutuhkan lebih banyak waktu saat ini, jadi kami minta maaf.”

Bagaimanapun, bahan diekspor dari negara lain, sehingga harganya pun cukup tinggi. Aku pikir itu wajar karena ini adalah kain sutra, namun sebenarnya biaya transportasi lah yang paling mahal.

Sebab itulah, sepertinya konglomerat tidak bisa memasarkannya dalam skala besar… Bahkan jika kami menjualnya dengan harga tinggi, tidak akan ada cukup kain. Untuk sekarang, aku hanya membuat gaun ini karena perlu.

“Eh ~ … Tapi …”

“Itu benar. Yuri yang akan segera menjadi anggota keluarga kerajaan. Ini akan menjadi suatu kehormatan bagi konglomerat, dan itu merupakan tugas mereka untuk segera memenuhi keinginannya.“

“Bahkan jika Anda bicara begitu, kalau tidak mungkin ya tidak mungkin.”

“Aku tidak mau tahu ….. !”

Ed-sama berteriak dengan wajah memerah. Untungnya, kebanyakan orang tampaknya tidak mendengar percakapan kami karena mereka sibuk dalam percakapan mereka sendiri, dan juga suara teredam berkat para pemain musik orkestra…

Namun demikian, orang-orang yang berada si dekat kami mendengar semuanya. Ah, sungguh merepotkan.

“… Ini sangat gaduh. Apa yang sebenarnya terjadi?”

Ibu tiba-tiba muncul di belakangku.

“Ah, Duchess Armelia. Lama tidak bertemu~ “

“…”

Mengabaikan ucapan Yuri-sama, Ibu berjalan ke arahku.

“Apa kamu baik baik saja?”

“Eh … Aku baik-baik saja, ibu. Menyebabkan masalah seperti ini, aku benar-benar menyesal membuatmu khawatir. “

“Duchess Armelia!”

Dengan nada yang sama seperti sebelumnya, Ed-sama memanggil ibu. Ah, kerutan tiba-tiba muncul di tengah-tengah dahi ibu.

“Oh, Yang Mulia. Mengapa Anda berbicara dengan suara keras seperti itu di tengah-tengah pesta? “

“Aku yang harusnya bertanya … Mengapa kau mengabaikan Yuri! Ini adalah penghujatan terhadap keluarga kerajaan.“

“Yah, Yang Mulia. Anda pasti bercanda …. Hal seperti itu, saya yakin Anda tidak lupa sopan santun, bukan?“

Ibu membuka kipasnya dan menutup mulutnya dengan itu. Di sisi lain Van, aku yakin dia menghirup napas panjang.

“Untuk orang dengan status sosial yang lebih rendah tidak menghormati orang dari status sosial yang lebih tinggi, orang-orang di sekitarnya akan mempertanyakan tatakrama orang itu. Jika Yuri-sama seorang putri bangsawan, harusnya dia mengerti … Tidak, justru karena itu, apakah dia tidak diajari sopan santun?“

Ibu diam-diam menatap Ed-sama dan Yuri.

“Tapi, Yuri adalah tunanganku.”

“Ya, itu dia. Karena dia hanya tunangan Anda, tidak berarti Anda telah resmi menikah dengannya … Dengan kata lain, dia bukan bagian dari keluarga kerajaan. Sampai saat ini, statusnya masih tetap sama …. Sebelum kalian benar-benar menikah, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi sampai saat itu tiba.“

Ibu tiba-tiba melirik ke arahku. Ya itu benar. Ini adalah fakta bahwa pertunanganku pun dibatalkan. Mereka juga belum tentu akan menikah.

“Saya tidak berpikir status sosial ada hubungannya dengan interaksi seseorang. ~Jika orang menyapamu maka kamu harus kembali memberikan salam. Bukankah itu wajar~?”

“…”

Ibu dan aku … Tidak, semua orang yang berada di sekitar kami tercengang. Namun, Ed-sama dan Van-sama tidak terkejut sama sekali.

“Itu wajar”. Mengatakan hal seperti ini di dunia Bangsawan dimana sopan santun dan formalitas sangat penting, hal itu merupakan pelanggaran serius.

Dengan Raja di bagian atas, para bangsawan sisanya berada di bagian bawah mengikuti bentuk piramida.

Di Jepang, Menyapa dan kembali memberikan salam adalah adalah umum dilakukan. Namun, ada aturannya, dan hal itu sama dengan dunia ini.

“Yuri-sama. Sebagai seseorang yang akan menjadi bagian dari anggota keluarga kerajaan, Anda perlu belajar lebih banyak lagi.”

“Persis seperti yang Mellice katakan.”

Aku pikir aku mendengar seseorang muncul. Namun, aku tidak berpikir orang yang muncul itu Janda Ratu.

“Nenek…!?”

“Janda Ratu, apakah baik-baik saja bagi Anda untuk meninggalkan tempat duduk Anda dan datang ke sini?”

Saat Ed-sama terkejut atas kemunculan beliau, ibu, di sisi lain, bertanya acuh tak acuh.

“Tidak apa-apa. Sambutan sudah cukup lama berakhir. Yang lebih penting, Iris. Mari kita pergi ke sana, dan tolong ceritakan hal-hal yang menarik yang terjadi baru-baru ini. Mellice, apakah kamu juga ingin ikut?“

“Ya saya akan ikut.”

“Baiklah. Rombongan Duke Armelia dan Marquis Anderson sudah menunggu kita. Harap temani saya.”

“Tentu saja.”

“Karena kamu akan menjadi satu-satunya yang tersisa di sini, Berne, ikut dengan kami ke tempat Duke Armelia juga.”

“Baik.”

Ketika kami hendak pergi, Ed-sama sekali lagi berseru.

“Nenek…!”

“Apa? Kamu terlalu berisik…. Dalam pesta ini, hadir juga orang-orang dari negara lain, jadi kamu harus menjaga sikapmu. Kamu sudah dewasa, pergi dan dinginkan kepalamu. Dengan sikapmu yang seperti itu, martabat Kerajaan kita akan dipertanyakan. “

Namun, Janda Ratu memperlakukannya dengan dingin, dan dia pun berjalan pergi, memimpin kami berempat. Para tamu melewati mereka, melihat ekspresi wajah Ed-sama dan yang lain …

Ed-sama dan Yuri-sama berdiri di sana dengan pandangan kosong. Setelah itu, Janda Ratu kembali ke kursi yang disediakan untuk keluarga kerajaan.

Orang-orang di sekeliling mereka adalah orang-orang dengan status sosial yang tinggi dan tamu-tamu terhormat dari negara lain, seperti kakek yang dianggap Jendral terkuat di kerajaan ini, dan tokoh-tokoh kunci penting yang terlibat dalam Royal Court, dalam pertemuan para tokoh terkemuka tersebut, mereka tersenyum dan tertawa.

Bagi mereka untuk menghadiri pesta ini, menunjukan bahwa pengaruh Janda Ratu masih sangat kuat bahkan sampai sekarang.

Aku ingin tahu apakah itu baik bagiku untuk ikut … itulah apa yang aku pikirkan.

Karena aku tidak ingin berada di tempat itu, aku diam-diam tinggal di samping Janda Ratu dan berbincang dengannya.

* * *

Table of Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *