Duke’s Daughter Bab 76

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Siasat Adik Perempuan Ku III

Sudut Pandang Rudy

“…Aku terkejut, kau tahu? Kakak ku itu, menunjukan ketertarikan pada orang lain? Juga peduli pada orang yang ditemuinya? Kakak selalu menolak siapapun yang berani mencoba menjadi bagian dari ‘dunianya’, kau dan aku tentu saja adalah pengecualian. Hey, Rudy…?” (Leticia)l

“Apa?” (Rudy)

“…. Aku penasaran jika aku harus meminta pendapatmu, karena kamu adalah kerabatnya. Dari sudut pandang mu, orang semacam apa Putri Duke Armelia itu?” (Leticia)

“…. Dia adalah seorang wanita bangsawan tulen, baik atau buruknya” (Rudy)

“Dalam keburukannya juga…?” (Leticia)

“Ya … Dia itu, dari apa yang bisa aku simpulkan, orang dengan harga diri tinggi. Dia mempunyai cukup kekuatan untuk berdiri dengan kedua kakinya sendiri. Dan karena alasan itu, ia berdiri tegap saat menghadapi pembatalan pertunangannya. Hasil dari itu membawanya pada otoritas baru pada perusahaan dan wilayahnya.” (Rudy)

“….Begitu. Di satu sisi, dia mirip dengan kakak. Tidak kah kamu setuju?” (Leticia)

“Ya … Harga dirinya tidak mengizinkan kelemahan apapun terlihat. Dia tidak akan membiarkan dirinya bergantung pada orang lain selain dirinya sendiri. Bagaimana dia dilecehkan di akademi juga menunjukan hal itu …. Dan meskipun ia bisa bergerak sembunyi-sembunyi, dia tidak melakukan itu, dan lebih memilih menghadapi masalah secara langsung dengan penuh keberanian. Lebih tepatnya, sekalipun pembullyan itu tidak terjadi … Dia masih bisa memainkan peran seorang gadis yang menderita, mengubah kesan yang ditimpakan padanya. (Rudy)

Dia bergerak terlalu gegabah. Sebagai hasilnya, namanya dimanfaatkan dan dia harus menanggung semua kesalahan pada akhirnya.

… Sekalipun aku tidak tahu keadaannya …Ada banyak orang lain selain dirinya yang tergabung dalam membully Putri Baron.

Selain itu. Karena Pangeran kedua, Putra pertama Duke, Putra Pemimpin Ordo Kesatria, dan Putra Paus .. Yang merupakan garis keturunan tertinggi di negara ini, telah berbaris untuk melayani seorang Putri Baron yang pengaruhnya bisa dikatakan berada di kelompok paling bawah dalam masyarakat bangsawan. Sangat mungkin bagi bangswan lain jika tidak senang dengan sekutu baru Putri Baron.

Meski begitu, mustahil bagi mereka untuk menghadapi Putri Baron secara langsung, yang sudah menjadi favorit Pangeran Edward seperti halnya Iris. Itulah kenapa mereka menggunakan Iris untuk bersembunyi dan melakukan pembullyan seenaknya. Dan menumpahkan semua kesalahan pada Iris.

Kalau saja Iris lebih baik. Dia tidak akan berakhir pada lelucon memalukan seperti itu.

Bagaimanpun, pembullyan yang dia lakukan terbilang cukup kecil hanya sekedar menyebarkan rumor atau ejekan … Aku kira itu lucu. Merupakan hal yang keterlaluan bagi seseorang yang disebut Putri Duke melakukan penghinaan pada orang lain.

Namun, itu hal sepele jika dibandingkan dengan apa yang bangsawan lain lakukan. Memikirkan itu betapa kejamnya masyarakat bangsawan itu.

“Bahkan sekarang, sikapnya masih belum berubah … Meskipun dia memiliki para pelayan yang bisa ia percaya, hubungan mereka dibangun atas dasar kepercayaan(kredibilitas). Sebuah garis yang harus ditarik ke suatu tempat, jadi dia telah memutuskan kalau dia tidak boleh memperlihatkan kelemahannya pada mereka karena terdapat bagian dari dirinya yang harus dilindungi dengan segala cara” (Rudy)

Namun setelah insiden itu, mereka menjadi keberadaan yang tak tergantikan untuknya, selain para pelayannya, akan sulit baginya untuk belajar mempercayai orang lain. Rasanya seolah dia telah mencampur adukan antara kepercayaan(kredibilitas) dengan kepercayaan(Reliansi/tempat bergantung).

“Memang. Di satu sisi, mereka benar-benar seperti kacang di dalam kulit. Hanya saja … mungkin dia benar-benar orang yang baik, namun tidak terlihat karena moralnya yang keras.” (Leticia)

Fuuh, Putri Letty menghela napas.

“… Jika kakak benar-benar merasa tertekan tiap kali dia bertemu dengannya, aku berharap kamu akan mendukungnya dalam hal ini, meskipun itu sesuatu yang kecil.” (Leticia)

“Haha .. Tapi kupikir itu telah mendorong perubahan padanya. Bagaimanapun juga, itu adalah pertama kalinya aku melihat dia sibuk seperti itu. Dia bahkan memutuskan hubungan dengan “tangan berharga” demi dirinya.” (Rudy)

Bahkan Pangeran Alfred pun membutuhkan beberapa trik rahasia untuk membuat hubungan dengan orang-orang dalam di Gereja. Meski begitu, Pengaruh Paus di dalam Gereja itu absolut dan mencakup semuanya. Jadi, itu adalah pekerjaan yang sulit untuk menemukan dan menariknya bersama-sama, sebuah hubungan dengan seorang anggota Gereja berperingkat tinggi yang tidak berada dibawah pengaruh Paus.

Dan, daripada mengunakan hubungan itu untuk dirinya sendiri, Pangeran malah memberikannya pada Iris… Yah, dia mungkin berpikir itu akan lebih efektif, mengingat waktunya.

“Jadi begitu, huh …. Omong-omong, seberapa dekat mereka menurut mu?” (Leticia)

“Satu-satunya kemajuan yang ia buat pada akhirnya adalah mengenai pertanyaan itu ..Benar atau tidaknya ia memiliki perasaan itu untuknya.” (Rudy)

“Astaga! Jadi, apakah kakak sudah membuat persiapan untuk langkah selanjutnya?” (Leticia)

“Tidak, Itu…(Rudy)

“Kabar bagus … Kelihatnya kakak masih orang yang payah apabila berhubungan dengan masalah cinta. Dan disamping itu, Nona Iris sepertinya juga tak menyadari kemungkinan itu ..(Leticia)

Aku nyaris berhasil membungkam lidahku dari menyeruakan kata-kata yang hendak kukatakan.

“Aku mohon padamu agar mengerti. Pasti ada alasan kenapa ia tidak mengalami kemajuan. (Rudy)

“Jika kakak ku yang kita bicarakan, tidak peduli bagaimana sulitnya keadaan, dia akan selalu berusaha mencapai tujuannya. Sekalipun kamu mencoba meyakinkanya, itu tidak akan berguna.” (Leticia)

Karena hubunganku dengan Pangeran Pertama telah benar-benar disinggung, aku tidak bisa lagi memberikan keberatan lebih lanjut atas pernyatannya tersebut.

“Adapun aku, akan lebih baik jika dia bergerak … Tidak, bukan seperti itu. Sebagai adiknya, aku mendukung keputusannya dari lubuk hatiku.” (Leticia)

Meskipun kupikir aku mendengar permulaan kata-kata yang mengganggu, aku putuskan tidak menekannya lebih lanjut. Kupikir Putri Letty tidak akan melakukan sesuatu yang aneh, setidaknya sekarang.

* * *

Table of Content
Advertise Now!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *