Duke’s Daughter Bab 39

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Analisis

” … Nyonya muda. Apakah Anda sedang memikirkan apa yang Mimosa Langley-sama katakan sebelumnya?”

Saat kami menaiki kereta untuk pulang, Tanya memulai topik. Meskipun aku agak linglung karena terus melihat keluar jendela, aku segera memfokuskan pandanganku pada Tanya.

” … Ketika kamu mengatakan ‘sebelumnya’, kapan tepatnya itu?”

“Itu ketika beliau membahas tentang Putri Baron, Yuri. Maaf karena tidak sopan, akan tetapi ekspresi Nyonya muda saat itu terihat seperti Anda sesaat kehilangan pemikiran.”

” …. Aku terkejut. Ternyata Tanya memperhatikanku.”

“Sudah menjadi tugas seorang pelayan untuk memahami apa yang Tuan kami pikirkan.”

Meskipun Tanya mengklarifikasi alasannya… Aku pikir itu masih menakjubkan. Karena saat itu, aku tidak berniat memperlihatkan ekspresi wajahku sebanyak mungkin.

” … Nonya muda, berdasarkan sikap Anda, sepertinya anda berpikir bahwa Mimosa-sama berpikir terlalu berlebihan ..”

“Itu benar. Bagaimanapun, tidak kah kamu pikir penilaiannya terlalu tinggi?”

Aku tidak punya alasan untuk mencurigainya (Yuri). Sebaliknya, karena itu terlalu berlebihan, aku menarik diri dan mencoba untuk tidak memikirkan kata-kata tersebut.

… Akan tetapi, membicarakan hal itu sekarang mungkin jadi ide yang baik. Karena itu Tanya, Aku tentu bisa percaya dia tidak akan mengatakannya pada siapapun. Sebaliknya, dia mungkin akan benar-benar merasa terhormat jika aku membicarakan itu dengannya.

“Jika Anda tidak keberatan, bisakah Anda memberi tahu saya beberapa hal yang Anda pikirkan?”

“Meskipun Mimosa telah memperingatkanku tentang itu.. Aku benar-benar berpikir itu karena Aku menggali kuburanku sendiri.”

“Apa maksud Anda?”

“Pertama-tama, tentang dapur umum. Meskipun dikritik oleh banyak bangsawan dan birokrat lainnya …Tapi ketika berpikir tentang itu dari sudut pandang orang awam, tidak kah mereka akan menyambutnya? Dan mereka akan berpikir ‘Jadi sebenarnya mereka memikirkan kami’.”

Dari apa yang aku dengar dari ayah, mereka tidak bisa terus mendistribusikan makanan untuk jangka waktu yang lama. Kerajaan ini tidak punya kemampuan untuk itu. Karena hutang dari perang sebelumnya, aku pikir bahwa keuangan harusnya diperketat bahkan lebih.

Jadi, daripada menggunakan banyak uang untuk menditribusikan makanan pada masyarakat, aku percaya uang itu harusnya digunakan untuk sesuatu yang lain.

Selain itu, masyarakat tidak tahu situasi keuangan Kerajaan saat ini. Mereka tidak ingin mencari tahu. Dengan kata lain, karena mereka tidak tahu berapa banyak tekanan keuangan negara, ketika pajak untuk sementara dinaikan, kesan mereka pada Kerajaan akan memburuk. Akan tetapi, tidak berarti bahwa kesan mereka pada Pangeran Kedua akan berkurang.

“Ketika berpikir dengan cara ini, mereka akan bisa membuat sekutu dengan masyarakat biasa … Tentang sikap Nona Yuri. Dia berprilaku seperti itu meskipun dia seorang bangsawan.”

“Tentang pendistribusian makanan?”

“Bukan. Itu tentang cara bicara dan sikapnya selama pesta. Saya juga mendengar tentang prilakunya selama pesta. Saya percaya hal itu akan mempengaruhi fraksi Pangeran kedua.”

“Yah, itu benar. Aku pikir kebanyakan Bangsawan juga akan berpikir seperti itu. Bagaimanapun, bukankah sangat mudah orang akan menafsirkannya seperti itu?”

“Sangat mudah, Anda bilang?”

“Benar. Sebagai contoh, jika aku tidak hanya ingin mempertahankan hak yang aku peroleh tapi juga ingin mendapatkan hak dan kekuasaan yang lebih .. Dibandingkan Pangeran Pertama yang keberadaannya masih menjadi misteri, Pangeran Kedua jauh lebih baik. Lagi pula, orang macam apa Pangeran Pertama itu? Dan apa yang dia pikirkan? Karena dia tidak menampakan diri lebih dari 10 tahun, hampir mustahil untuk memahaminya. Kalau Ed-sama, Aku pikir dia cocok sebagai sasaran empuk bagi Nona Yuri untuk mengangkat statusnya sendiri, itulah kesanku padanya.”

“Apakah karena dia mudah dimanipulasi?”

“Jika membuatnya lebih sederhana, itu benar. Ketika Nona Yuri datang pada Pangeran Kedua yang bersikap arogan, itu mungkin apa yang lebih mengesankan dari Yuri.”

” … Jadi begitu.”

“Seperti yang ku katakan sebelumnya, Aku tidak punya alasan untuk curiga …. Seperti dugaanku, mungkin aku berpikir terlalu banyak.”

Un, Aku merasa justru akulah yang berpikir terlalu berlebihan. Jika mereka mendapat orang yang bisa digunakan, tentu mereka akan menggunakannya. Jika mereka ingin memastikan Ed-sama naik tahta, itu akan lebih dari cukup untuk membuat serangan frontal.

Sebagai permulaan, tidak perlu melibatkan Ed-sama ke ladang bunga …. Untuk menampilkan Keluarga Kerajaan, untuk mengumpulkan bangsawan seperti hyena, Untuk melibatkan orang lain ke dalamnya, dan untuk memilih situasi dimana mereka akan memperdalam hubungan antara antagonis dan orang-orang di kerajaan. (Tln: gak paham? sama XD)

“Akan tetapi, Nyonya muda. Untuk amannya, lebih baik jika Anda mengambil tindakan pencegahan.”

“Itu benar.. Untuk permulaan, aku akan lebih berhati-hati dalam berkomunikasi dengan Keluarga Kerajaan dan orang-orang yang berhubungan dengan mereka di Royal City. Bagaimanapun, Raja saat ini sedang jatuh sakit … Dengan situasi sekarang, tentu Aku merasa cemas.”

Adapun Azuta Conglomerate, agar operasinya tidak hanya terpusat di Royal City, kami telah membuka berbagai cabang di setiap wilayah, dan baru-baru ini juga telah meningkat karena perdagangan sudah terlibat dengan negara-negara asing. Saat aku mempertimbangan keuntungan yang didapat, aku menemukan bahwa kemajuan ini tidak akan baik, lebih baik menarik diri dari Royal City sebelum masalah meningkat.

Selain itu, Konglomerat di wilayah garapan juga setuju untuk mengambil tindakan serupa. Pertama, ketika aku membicarakannya dengan Moneda untuk pertama kali, perdagangan di Royal City telah menurun.

Selain itu, ketertiban dan keamanan di wilayah garapan juga harus dipertahankan. Bahkan jika kekacuan di Roya city tidak terlalu parah, bukan berarti kami tidak akan terkena imbasnya … Oleh karena itu, kami membentuk pasukan keamanan terlebih dahulu. Aku kira aku harus mendiskusikan masalah ini dengan Ryle dan Dida.

“Untuk saya juga, saya akan berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin.”

“Jika begitu … Aku mengandalkanmu.”

Ketika sampai di rumah, aku segera pergi ke kamarku untuk istirahat. Karena lusa aku juga bebas, aku ingin tahu apakah aku harus melihat-lihat Royal City.

Karena sudah lama, mungkin baik juga untuk melihat akademi dari luar. Untuk beberapa alasan, setelah bertemu mimosa lagi, aku agak merindukannya. Sambil memikirkan hal itu, tanpa sadar aku tertidur begitu saja.

* * *
Table of Content
Advertise Now!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *