Duke’s Daughter Bab 38

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Reuni

Pertama, adalah kunjungan ke Marquis Langley Family.

Karena ini adalah acara pribadi, aku pikir aku tidak akan merasa gugup … Tapi setelah berpikir kembali, karena sudah lama sejak terakhir kali aku bertemu Mimosa, aku mulai merasa gelisah.

Setelah aku tiba di rumah Marquis Langley, salah satu pelayan mereka mengantarku ke ruang tamu.

“Sudah lama. Iris-sama. “

Di ruang tamu, Mimosa sedang duduk menunggu.

“Terima kasih banyak untuk undangan Anda hari ini.”

Aku kembali memberikan salam dan duduk. Setelah itu, selain satu pelayan wanita, Mimosa meminta semua pegawai untuk meninggalkan ruangan.

“… Mari kita akhiri salam ini … Iris, sudah sangat lama. Aku senang melihatmu tampak baik-baik saja … “

Mimosa mengakhiri percakapan formalnya dan segera kembali ke dirinya yang biasa.

Mimosa Langley, dia adalah teman sekelasku di akademi.. Adapun penampilannya, dengan mata sedikit melorot, dia tampak lembut dan manis. Karena fitur wajahku terlihat sedikit ketat, ada kontras antara kami.

“Aku minta maaf karena sudah membuatmu khawatir, Mimosa …”

“Sungguh. Saat aku sedang absen karena demam, aku tidak menyangka kamu akan diusir … Itu sebabnya aku terus memperingatkanmu untuk berhati-hati pada orang-orang itu. “

Mimosa sangat memperingatkanku saat itu.”Jangan terlalu dekat dengan putri Baron, Yuri, dan jangan terlalu mempedulikan dia.” Namun, ketika aku melihat gadis itu semakin dekat dengan Edward-sama, aku mencoba untuk mengganggunya dan sebagai hasilnya pembalasan tanpa kompromi dari mereka.

“Aku terlalu ceroboh. Pada saat itu, aku tidak berpikir bahwa mereka akan merencanakan hal itu dan membalas sejauh itu. “

“Kamu benar. Jika diri mereka yang lama, aku tidak pikir mereka tidak akan bertindak sampai sejauh itu. Namun, saat orang-orang terpikat oleh gadis itu, mereka banyak berubah. “

“Ya … Mimosa, jadi kamu menyadarinya juga?”

“Apakah kamu pikir hanya kamu yang menyadarinya karena selalu dekat dengan Edward-sama? Dengan hanya sekilas, aku bisa tahu semunyaa. Hei, Iris … jujur, aku takut gadis itu. “

“Takut?”

Meskipun aku mulai tersenyum, tapi setelah melihat ekspresi serius di wajahnya, aku menarik senyumku. Ketika aku berhadapan dengan gadis itu selama pesta, dia tampak seperti seorang gadis lugu dengan daya tarik seorang anak kecil, jadi aku tidak benar-benar berpikir tentang hal itu.

“Aku takut karena aku tidak bisa mengetahui apa yang dipikirkannya sama sekali. Selain itu, dia tampak benar-benar polos dengan kedok anak kecil … Tapi aku rasa dia tidak seperti itu sama sekali. Maksudku, jika dia bertingkah seperti anak kecil untuk mengelabui mereka sehingga kehilangan kewaspadaan, mereka akan mudah untuk dimanfaatkan. Sebagai hasilnya mereka sekarang jatuh dalam genggamannya dan melakukan apapun yang dia inginkan.”

“… Apakah kamu tidak berpikir berlebihan? Maksudku, tindakan dan cara berbicaranya mungkin saja alami.”

Dalam situasi ini, aku tidak merasa gadis itu melakukan sesuatu yang direncanakan sebelumnyaa. Itulah yang aku pertimbangkan.
… Dapat dikatakan, ada juga bagian dari diriku yang menyangkal seluruhnya. Salah satu alasannya adalah karena aku merasa tidak nyaman tentang kata-kata Mimosa yang digunakan untuk menggambarkan putri Baron, Yuri, saat dia masih di akademi.

Alasan lainnya adalah karena aku pikir apa yang dia katakan tentang itu terlalu ekstrim … sebab itulah aku mencoba untuk mendorongnya ke sudut pikiranku.

“… Begitukah?… Sunggh, mari kita hentikan topik ini.”

Meskipun Mimosa tidak tampak yakin, dia tidak bisa menemukan kata-kata untuk membantahnya, dan tampaknya dengan sedikit enggan dia setuju.

“Selain itu, Iris. Bagaimana kabarmu hari ini? “

Setelah beralih topik, Mimosa kembali ke dirinya yang tenang dan bertanya.

Mimosa itu …. bagaimana aku harus menjelaskannya ya … Dia sangat feminin, dan suasana di sekelilingnya sama seperti ibu.

“… Kalaupun kamu bertanya bagaimana kabarku, … Ini persis seperti yang aku tulis di surat. Aku kira aku bisa mengatakan … aku selalu sibuk mengelola konglomerat, ditambah urusan politik wilayah garapan.“

“Aku ingin mendengar semua detail tentang hal itu. Bukankah itu Bagus? Kamu membuka toko besar di sini di Royal City, dan bukankah kafe yang paling populer disini juga bagian dari Azuta konglomerat? Ibu dan aku adalah penggemar berat dari produk kecantikan kalian, dan aku juga suka produk makanan kalian, terutama cokelat.“

“Terima kasih banyak untuk itu.”

“Selain itu, Kamu jadi sangat cantik … Apakah kamu melakukan sesuatu yang istimewa?”

Ketika aku melihatnya menatapku dengan mata menerawang dan mulai tersenyum, aku mengernyitkan alisku sedikit.

“Aku tidak benar-benar melakukan sesuatu yang istimewa. Aku tidak punya banyak waktu luang…. Mimosa, juga, apa yang telah kamu lakukan akhir-akhir ini?“

“Aku tidak melakukan banyak hal… Setelah lulus dari akademi, karena aku tidak bertunangan dengan siapa pun, aku selalu tinggal di Royal City dan menjalani persiapan pengantin sampai aku menemukan pasangan … Begitulah seharusnya, tetapi dengan situasi saat ini, aku tidak yakin akan segera menemukan pasangan … jadi aku sedikit bosan. “

“Oh …”

Anehnya, aku benar-benar mengerti. Terutama bagian tengah yang terakhir. Pada saat ini, dengan tindakan aktif dari kedua faksi, karena seseorang tidak akan tahu sisi mana pasangan mereka mungkin akan bergabung, lebih baik untuk menundanya dulu daripada membuat pernikahan yang buruk.

“Well, mungkin itu hal baik. Karena aku sama sekali tidak siap untuk menikah dalam waktu dekat. Ini menjadi kesempatan yang baik untukku merenungkan diri. “

Jika perselisihan faksi tidak terjadi, aku pikir Mimosa akan menerima banyak tawaran untuk menikah … Aku pikir itu sedikit disesalkan. Tapi aku yakin itu bukan hanya Mimosa, banyak keluarga yang merupakan bagian dari faksi netral sangat sulit untuk menemukan calon pasangan.

Mengalir bersama arus percakapan, aku mulai minum teh, tapi tanganku yang memegang cangkir tiba-tiba berhenti. Bersama-sama dengan beberapa scone dan sandwich, ada cokelat yang akrab diukir dengan bunga bakung di dalamnya.

“Aku minta maaf tentang ini, Iris. Meskipun ini adalah salah satu produk tokomu … seperti yang telah aku katakan sebelumnya, ini merupakan salah satu makanan favoritku. “

“Tidak perlu bagimu untuk meminta maaf. Aku sangat senang kamu menyukainya. Ini mengingatkanku, aku berencana untuk memeriksa toko di sini di Royal City … Apakah Mimosa ingin ikut? “

“Apa yang kamu maksud toko Azuta konglomerat?”

Mata mimosa mulai berkilau.

“Karena aku berencana untuk mengunjungi semua toko yang beroprasi juga, mungkin itu agak sulit. Bagaimanapun, aku hanya memiliki beberapa waktu di Royal City … Jadi aku berpikir untuk mengambil kesempatan ini untuk melihat keadaan toko. Tentu saja, karena hanya pemeriksaan, meskipun akan ada banyak orang di sana, tetap saja akan menjadi masalah jika kita tidak membawa banyak penjaga untuk tujuan keamanan.“

Karena hanya pemeriksaan, kami tidak bisa membawa banyak orang. Namun, sebagai putri seorang bangsawan, keluarga Mimosa mungkin tidak setuju jika dia pergi tanpa sejumlah pengawal.

“Berapa banyak orang yang akan kamu bawa?”

“Aku berencana mengajak dua orang … Aku akan membawa Ryle dan Dida bersamaku, dan juga Tanya.”

“Jika Ryle-san dan Dida-san akan bersama kita, aku tidak berpikir ayah akan menentangnya.”

“Oh dear, tampaknya kamu sangat percaya pada kedua orang itu.”

“Itu wajar saja. Keunggulan mereka telah dikenal di seluruh Kerajaan … Hal ini wajar untuk percaya dengan mengandalkan kekuatan mereka. “

“Jika seperti itu…. Jika kamu sudah berhasil menerima izin, kirim aku surat.”

“Ya tentu saja. Kapan aku harus mengirimkannya? “

“Dalam minggu ini.”

“Aku mengerti.”

Setelah itu, sampai matahari terbenam, kami terus berbicara tentang hari-hari kami di akademi, dan membicarakan fashion saat ini di Royal City.

Seperti kata pepatah, waktu berlalu sangat cepat ketika kamu sedang bersenang-senang, dan jika Tanya tidak memberitahu aku harus segera pulang … Aku mungkin terus tenggelam dalam percakapan dengannya.

* * *
Table of Content
Advertise Now!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *