Duke’s Daughter Bab 29

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Obrolan Santai:
Pembicaraan yang tidak Menyenangkan antara Pangeran Kedua dan Kenalannya

Sudut Pandang Berne

Namaku Berne. Berne Tash Armelia. Aku merupakan putra seseorang dengan pangkat Duke Armelia, dan juga Perdana Mentri, Louis Dan Armelia.

“Selamat pagi Edward-sama. Yuri-sama. “

“Ah.”

“Selamat pagi, Berne.”

Aku menyapa dua orang yang berjalan di depanku. Ed-sama memiliki rambut berwarna merah cerah, sama seperti Eliia-sama, Ratu Kedua, dan sepasang mata berwarna hitam. Dengan sorot mata yang tajam, ia cenderung akan memberikan orang lain kesan angkuh.

Tapi, ketika dia bersama dengan Yuri-sama, sudut matanya akan sedikit turun, membuat ekspresi wajahnya secara keseluruhan terlihat ramah.

Ketika Ed-sama masih bertunangan dengan kakak perempuanku, Iris. Dia belum pernah menunjukan ekspresi tersebut. Aku pikir itu karena Yuri-sama sangat berharga baginya, sehingga ia tidak bisa tidak menunjukan ekspresi tersebut.

Adapun orang di sampingnya, Yuri-sama. Dia mempunyai rambut berwana coklat yang diikat. Ini adalah jenis gaya rambut yang jarang terlihat, dan itu sangat mengesankan. Dia juga memiliki sepasang mata berwarna hijau yang indah, ditambah ekspresinya, secara keseluruhan dia terlihat sangat cantik.

Dia adalah seseorang yang selalu berpikir positif, setidaknya itulah yang kupikirkan.

“Hey, Berne. Kamu datang terlambat lagi karena belajar semalaman, kan?

“Ya, itu benar …”

“Oh sayang, apakah menurutmu Berne belajar berlebihan lagi?

“Tidak, saya tidak begadang terlalu larut, karena semalam saya hanya belajar sebentar, saya baik-baik saja.”

Ketika aku melihat ekspresi cemas Yuri-sama, dadaku mulai terasa hangat. Satu-satunya hal yang aku kuasai ….. Untuk menarik perhatiannya, seperti yang aku pikir, itu hanyalah belajar. ‘Berne-sama, kamu begitu menakjubkan’ Jika aku tidak salah, itu adalah hal pertama yang dia katakan ketika kami pertama kali bertemu.

Pada saat itu, aku tidak peduli dengannya sama sekali, bahkan aku memperlakukannya dengan dingin. Lebih tepatnya, aku tidak tahu bagian mana yang menakjubkan tentang hal itu. Bagiku, untuk berada pada peringkat pertama, aku pikir itu ‘wajar’, dan aku tidak merasa seseorang dapat menggantikan posisiku.

Namun, sekarang dia selalu berada pada peringkat pertama, sungguh menakjubkan. Caranya belajar begitu mengerikan. Dia selalu datang untuk memintaku mengajarinya setiap kali sampai tak terhitung.

Lama-kelamaan aku merasa nyaman berada di dekatnya saat aku mengajarinya sepanjang waktu. Saat melihatnya meningkat sedikit demi sedikit karena instruksiku, entah mengapa aku merasakan perasaan hangat di hatiku. ‘Berne-sama, silahkan lihat ini ~ Berkat Berne-sama, nilai saya naik begitu banyak~’ Pada awalnya, nilai-nilainya hanya begitu-begitu saja, dan setelah meningkat begitu banyak, dia dengan senang hati menunjukkan rapornya.

Ketika aku melihatnya, aku merasa benar-benar senang karena aku bisa membantunya…. Sebelum aku sadar akan hal itu, aku merasa nyaman mendengar suaranya yang bernada tinggi seakan itu menyembuhkanku…. Meskipun aku telah didekati berkali-kali, aku tidak pernah merasa seperti ini sebelumnya.

Namun, pada akhirnya, dia memilih orang lain, dan sekarang ia menjadi tunangan Ed-sama. Meski begitu, selama dia bahagia, aku tidak keberatan … Aku hanya ingin berada di sisinya, itu sudah cukup … Itu yang aku pikir.

.. Aku masih berpikir aku sangat mengagumkan. Aku masih dianggap sebagai siswa paling jenius di akademi, dan aku biasanya bisa mengingat hal apapun setelah mendengarnya sekali.

Namun, cara berpikirku hancur hanya dalam beberapa hari. Dan orang yang menghancurkannya adalah kakak perempuanku, Iris. Ketika ia masih berada di akademi, dia bukanlah siswa yang sangat cerdas. Namun, ketika aku kembali ke wilayah garapan baru-baru ini … aku melihat kakakku menjadi direktur konglomerat, dan mengatur wilayah sebagai Perwakilan Penguasa Feodal.

Saat itu, aku melihatnya bekerja dengan dokumen-dokumen yang ditumpuk setinggi gunung. Melakukan percakapan mengenai topik yang aku tidak mengerti, memberikan konsultasi, dan sekali lagi bekerja dengan tumpukan dokumen. Setelah menegurku, dia kembali lagi bekerja … Melihatnya selalu sibuk bekerja membuatku pusing.

Ketika aku melihat penampilannya, jujur aku merasa terkejut. Aku berpikir aku orang yang menakjubkan, … Tapi apa sebenarnya menakjubkan itu?

Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman. Dibandingkan dengan dirinya …Aku hanyalah seorang anak kecil keras kepala. Tidak …. itu tidak mungkin hanya dirinya, bahkan mungkin orang-orang di sekitarnya juga. Dan juga mungkin itu bukan satu-satunya hal yang aku lihat.

Dan karena itu, aku segera pergi mengunjungi ayah dan memohon untuk menerima ajaran darinya. Aku tidak bisa tetap seperti ini itulah yang aku pikir.

Bagaimanapun, aku merasa malu. Di bawah pengawasan ketat ayah, aku dipaksa mengatasi banyak tantangan. Akibatnya aku terpaksa begadang sepanjang malam untuk menanganinya.

* * *

Ketika aku melihat ke arah pintu masuk akademi, aku melihat Dorsen. Seperti biasa, ia berdiri dengan rambut pendek dan tubuh berotot.

“…Selamat pagi.”

“Selamat pagi, Dorsen. Kau terlihat benar-benar lelah … Apakah kau baik-baik saja? “

“Ya. Ini karena aku menjalani pelatihan keras kemarin. Tapi aku baik-baik saja. “

Walaupun biasanya ia memang pendiam dan datar, tetapi jika seseorang memeriksanya secara dekat, ia tampaknya benar-benar lelah. Bisa dikatakan, ia tidak terlihat normal.

“Begitukah? … Hanya saja jangan terlalu memaksakan diri, oke?”

“Terima kasih banyak.”

Jika aku tidak salah, Dorsen anehnya telah berpartiaipasi dalam pelatihan Knight akhir-akhir ini. Ayah Dorsen, Druna-sama mengatakan ini adalah kesempatan baginya untuk ‘mengendalikan amarahnya’ dan dipaksa untuk berpartisipasi …

Itu mungkin karena ibu tidak hadir di pesta teh yang diselenggarakan oleh rumah Dorsen, … dan itu adalah acara resmi …

Yah, bagaimanapun saat itu Dorsen adalah orang yang menyakiti kakak secara fisik dan mempermalukannya, jadi wajar jika ibu tidak menghadiri pesta tersebut. Itu mungkin menjadi alasan mengapa Druna-sama melampiaskannya pada Dorsen.

(TL: Lihat chapter 1)

Tentang situasi ini, aku telah menemukan kisah di baliknya ketika aku pergi untuk mencari ayah. Karena ini, aku ingat apa yang dikatakan kakak perempuanku pada waktu itu, “Pikirkan dahulu konsekuensi dari tidakanmu.”

Ketika kami tiba di kelas, semua orang melihat ke arah kami dan memberikan salam… Yah, karena Yuri-sama kini resmi bertunangan dengan Pangeran Kedua … Aku kira itu alami untuk mereka menyambutnya.

Ketika kami duduk di kursi kami, suara lonceng terdengar, dan pintu kembali terbuka.

“… Selamat pagi ~”

“Oh, selamat pagi. Van.”

Orang yang tiba sangat tepat pada waktunya adalah Van Lutasha. Dia adalah putra seorang Paus dari agama Darryl. Tujuan Paus agama Darryl dan agama itu sendiri adalah untuk membantu generasi-generasi bangsawan.

Karena itu, meskipun Van bukan bangsawan, dia terdaftar di sekolah aristokrat.

“Van, kamu lambat seperti biasa ~ kamu hampir terlambat beberapa detik. ~”

“Bagiku, saat ini aku tiba di sini lebih awal. Yang lebih penting, rambut Yuri-sama benar-benar indah. “

“Terima kasih banyak ~ Namun, meskipun Van memujiku, aku tidak merasa seperti dipuji.”

Van memiliki rambut sebahu berwarna pirang. Rambutnya benar-benar mengkilap dan jarang ditemukan bahkan di antara wanita. Posturnya tinggi, dan memiliki fitur androgini.

“Itu tidak benar sama sekali. Rambut Yuri-sama benar-benar terlihat cantik. “

“Te-terima kasih banyak ~ aku yakin itu pasti berkat produk kecantikan Azuta Conglomerate.”

“Ah, tempat itu, ya.”

“Ya ~ Benar, mengenai tempat itu, aku akhirnya telah menjadi anggota mereka~”

“Mereka benar-benar membuat tunanganku menunggu selama ini …”

Ed-sama mengatakan dengan pahit saat ia berbicara.

“Ed-sama, Anda tidak bisa mengatakan sesuatu seperti itu ~ Itu karena orang lain telah menunggu selama beberapa waktu, sehingga wajar saja bagiku untuk menunggu juga.”

“Yuri begitu lembut.”

Namun, setelah dibujuk oleh Yuri-sama, ekspresinya berubah…. Bagaimanapun, bagi Yuri-sama untuk menjadi anggota konglomerat …aku sangat terkejut.

Hal seperti itu benar-benar terjadi. Aku tidak akan terkejut jika mereka berdua tidak diterima menjadi anggota … Tepatnya, aku merasa lebih yakin jika seperti itu.

Namun, untuk kakak, dia mencegah perselisihan antara Keluarga Kerajaan dan konglomerat, dia mungkin menekan emosinya dan melakukan apa yang terbaik bagi konglomerat …

Tentunya para karyawan yang memuja kakak akan merasa seperti mereka harus menelan sesuatu yang pahit.

“Konglomerat telah benar-benar sangat populer ~ kalau aku masih menunggu giliranku.”

“Itu benar ~ aku yakin, presiden mereka adalah orang yang sangat mengagumkan. Aku menghormati orang itu. Aku benar-benar ingin bertemu dengannya setidaknya sekali. ~”

“Jika Yuri ingin bertemu orang itu, mari kita mengundangnya ke Kastil Kerajaan. Aku yakin mereka akan sangat senang dan merasa terhormat. “

“Itu ide yang bagus ~”

… Aku pikir ia benar-benar tidak akan datang. Pertama, orang-orang dari wilayah kekuasaan Armelia sangat marah dengan Pangeran Kedua. Karena ketika aku pergi ke sana, tidak hanya ibu, tapi begitu aku terpisah dari kakak, karyawan lain benar-benar mengabaikanku seolah-olah aku adalah duri dalam pandangan mereka.

Bahkan jika orang yang datang bukan kakak, tetapi orang lain … misalnya Sei atau Sebastian, aku yakin mereka juga tidak akan pergi.

“… Berbicara tentang Istana, bagaimana pembicaraan tentang masalah sebelumnya ~?”

“Ah, tentang dapur umum gereja. Tentu saja, aku mendapat persetujuan. Hei, Van.”

“Benar, Gereja Darryl juga sangat senang untuk membantu. “

“Aku benar-benar senang jika begitu ~ Aku yakin setiap orang juga akan merasa senang.”

“Ya. Tentu saja, karena Yuri adalah orang yang menyarankan itu, semua orang pasti senang. “

… Yuri-sama adalah orang yang lembut. Dia membuat proposal untuk Ed-sama untuk membuka dapur umum untuk masyarakat, dan Ed-sama juga agresif dalam bergerak.

Namun…. Untuk sering melakukan hal itu, mereka mungkin sudah menghitung berapa banyak anggaran yang diperlukan. Itu adalah hal yang wajar untuk dilakukan. Keluarga Kerajaan hidup sama seperti sebelumnya …

Atau lebih tepatnya, pengeluaran mereka malah meningkat. Hal ini karena Ellia-sama menghabiskan banyak uang untuk dirinya sendiri, dan Ed-sama telah menghabiskan banyak pengeluaran untuk Yuri-sama. Namun demikian, penerimaan pajak tidak berubah.

Jika kamu ingin hidup untuk masyarakat, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memperbaiki hidupmu sendiri … Sebagai contoh, dalam pertunangan, bukannya terus mendukung Ed-sama. Namun, gadis itu malah terus meminta hadiah, yang tidak masuk akal.

Ayah pernah berkata dengan geram. `Untuk meminta hal ini, dapur umum masih akan baik-baik saja jika hanya sekali atau dua kali. Namun jika terjadi berulang kali ke titik di mana Departemen Keuangan sampai diperas, itu akan menimbulkan masalah.’

Meskipun ayah dan menteri lainnya menentang ide tersebut dari awal, pihak lainnya masih bersikeras memaksa, dan hutang mulai menumpuk.

Selain itu, dapur umum saat ini sedang berjalan Royal City…. Pada kenyataannya, tidak banyak orang yang membutuhkan bantuan. Ayah mengeluh karena mereka hanya mencari popularitas. Jika biaya tenaga kerja dipangkas, itu juga berarti bahwa pendapatan masyarakat juga akan menurun.

Akibatnya, bahkan orang-orang yang seharusnya pada tingkat menengah juga akan jatuh miskin. Sampai sekarang, aku selalu berpikir bahwa Yuri-sama adalah orang yang lembut … Tapi aku mungkin sebenarnya tidak melihat apa-apa.

“… Untuk sekarang, jika melakukannya terlalu sering, akan menempatkan beban yang besar pada Keuangan Nasional. Saat ini, bukankah akan lebih baik jika Anda mempertimbangkannya kembali?”

“Mengapa Berne mengatakan sesuatu seperti itu? Bukankah prioritas utama kerajaan adalah membantu kehidupan masyarakat? Semua orang akan senang, bukankah itu hal yang baik? … “

“Meskipun itu adalah hal yang baik, itu tidak akan baik jika terlalu sering. Yuri-sama, Anda jangan mengatakan terlalu banyak hal yang tidak masuk akal untuk Ed-sama … “

“Ed-sama adalah Pangeran dari Kerajaan ini, tidak bisakah Pangeran melakukan apa pun yang dia suka? Jika Kerajaan tidak memiliki anggaran yang cukup, bukankah akan baik-baik saja jika mengambilnya dari pajak ~ Ah, dan juga, bagaimana jika membubarkan militer? Un, itu ide yang bagus ~ Karena Kerajaan ini benar-benar damai, militer sudah tidak diperlukan lagi~ benarkan, Ed-sama? “

Yuri-sama tetap tersenyum cerah seolah-olah dia telah memikirkan ide cerdas. Aku, bagaimanapun, tidak bisa menyembunyikan betapa terkejutnya aku karena kata-katanya.

Aku berpikir dia tampak seperti anak kecil. Sangat polos ….. anak tanpa dosa. Jika orang lain memikirkan itu sebentar, dilihat dari aspek pertahanan nasional, dan sudut pandang perdamaian dan keamanan, itu adalah sesuatu yang tidak boleh dikatakan.

Bagaimanapun, orang-orang militer akan kehilangan pekerjaan mereka…. Masa depan akan terjadi dimana orang-orang benar-benar memerlukan dapur umum.

“Ah, Yuri sangat cerdas…. Berne. Kamu keras kepala. Kamu terdengar seperti seorang punggawa dari suatu tempat. “

“… Saya minta maaf untuk kata-kata kurang ajar saya.”

Ed-sama menatapku, dan aku menutup mulutku…. Ah, ayah mungkin sekali lagi akan meledak marah. Tidak, ia mungkin sedang marah sekarang. Dan karena aku tidak bisa menghentikannya, dia mungkin juga akan marah padaku.

* * *
Table of Content
Advertise Now!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *