Duke’s Daughter Bab 15

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Di dalam Kereta


“… Meski begitu, Iris-sama sangat berani.”

Moneda memulai topik saat kami naik kereta. Orang-orang di dalam kereta saat ini adalah Moneda, Sebastian, dan aku. Dida, di sisi lain, sedang duduk di luar kereta bertindak sebagai kusir.

“Oh kamu terlalu memuji. Sebenarnya aku benar-benar sangat tegang tadi. “

“Meski begitu, menurut saya sama sekali tidak terlihat seperti itu. Yang paling membuat saya terkesan adalah, saya tidak pernah menyangka Anda akan melakukan pendekatan tentang proposal bisnis. “

“Kalau begitu, Moneda, memangnya sejak awal apa yang kamu pikirkan tentang alasanku memanggil mereka?”

“Tentu saja, untuk membicarakan tentang pembentukan bank …”

“Tapi aku melakukannya.”

“Tidak, saya tidak bermaksud bahwa anda …”

Aku terkekeh. Aku juga merasa benar-benar gugup saat itu, itu adalah situasi yang sama dengan berjalan di atas seutas tali. Bagaimanapun, memerlukan waktu tiga minggu untuk menempatkan dokumen-dokumen tersebut bersama-sama.

Meskipun dokumen diisi dengan banyak detail … semuanya berjalan baik dengan tanpa halangan. Aku merasa gelisah tentang berbagai pertanyaan yang akan mereka ajukan mengenai sumber daya.

“Namun, mengapa kita tidak menggunakan dana bank untuk lembaga pendidikan? Selain itu, ada juga masalah mengenai pemeliharaan jalan … “

“Tidak mungkin untuk memutuskan distribusi barang. Namun, jika jalur distribusi telah diperbaiki, peredaran uang juga akan meningkat … Karena itu, akan lebih baik jika kita memulainya secepat mungkin. Selain itu, jika dana tersebut dikembalikan kepada rakyat, bukankah menjadi lebih mudah bagi anak-anak untuk dapat menghadiri akademi? “

Tentu saja, sekolah dasar akan benar-benar gratis. Meskipun demikian, aku tidak percaya akan ada banyak orang senang dengan ide itu. Terutama orang-orang yang tinggal di daerah terpencil.

Namun, jika dana yang dialokasikan untuk “Pekerjaan Umum” seperti pembangunan jalan, itu akan membungkam orang-orang, mengedarkan uang di antara mereka, dan merevitalisasi perekonomian.

“Orang pintar mungkin sudah menyadari manfaat dari pemeliharaan jalan. Distribusi barang akan meningkat, dan karena banyak bahan dan makanan yang diperlukan mengakibatkan lahan pekerjaan bertambah selama konstruksi … bisnis mereka akan sangat makmur. Ketika investasi dilakukan, Keluarga Duke akan berhutang budi kepada mereka, dan juga akan menerima informasi tentang bahan dengan teliti…. Ketika mereka pertimbangkan hal-hal ini, aku pikir mereka akan mengambil kesempatan. Satu-satunya hal yang aku harus khawatirkan adalah kita tidak sedang ditipu. “

“Nyonya muda, Anda sudah benar-benar berpikir sampai sejauh itu…”

“Oh aku, apakah kamu pikir aku terlalu terburu-buru dalam pertimbangan?”

“Tidak, saya tidak bermaksud mengatakan hal-hal seperti itu.”

“Begitukah? Lalu, Moneda. Ketika kita kembali, tolong pergi ke markas Bank dan membuka bank. Sama seperti latihan kita sebelumnya, mulai menerima deposito, pembukaan rekening, dan berbagai prosedur lainnya. Setelah itu, tolong mengamankan dana untuk pemeliharaan jalan.…Dengan kata lain, Moneda. Persiapkan segala hal dan menunda liburan untuk sementara waktu. Kita akan benar-benar sibuk.”

“Ini persis apa yang saya harapkan.”

“Sebastian, Anda juga akan menjadi sangat sibuk. Tolong berkonsultasi dengan Rehme tentang urutan untuk melakukan pekerjaan konstruksi serta membuat jalan lebih efisien. Juga, tolong siapkan dokumen dengan perhitungan biaya untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan.”

“Saya mengerti. Saya sudah selesai berdiskusi dengan Rehme-dono, dan perhitungan biaya telah dilakukan. Semua yang tersisa adalah untuk menyerahkan dokumen-dokumen tersebut. “

“Sebastian memang hebat. Tolong kirimkan dokumen tersebut kepadaku. Aku akan memeriksanya segera. Jika memungkinkan, aku ingin menyerahkannya kepada Moneda sehingga kita dapat segera memulainya”

* * *

Sudut Pandang Sebastian

Namaku Sebastian. Aku tidak memiliki nama belakang … Namun, aku bangga karena telah melayani Keluarga Duke Armelia untuk beberapa generasi.

Kembali ke topik, pekerjaanku terdiri dari pengelolaan rumah serta wilayah kekuasaan yang di amanatkan padaku, karena Perdana Menteri sibuk di Royal City untuk sebagian besar waktunya.

Karena wilayah Duke adalah wilayah yang benar-benar luas, tidak mungkin bagiku untuk mengelolanya sendiri, jadi aku memanfaatkan koneksiku yang luss…. Atau setidaknya, itu cukup membantu..

Ketika Nyonya muda menerima posisi Perwakilan Penguasa Feodal, hidupku yang tenang berubah secara dramatis…. Dengan kata lain, sibuk.

Aku kelelahan. Dengan aku mengelola rumah dan wilayah garapan pada saat yang sama, sesama pelayan datang padaku dan bertanya, “Kapan Anda akan memiliki waktu untuk beristirahat?” Dan ini terjadi cukup sering.

Karena aku seperti itu, aku memiliki kekaguman yang lengkap untuk cara Nyonya muda bekerja.

Jujur … ketika Nyonya muda tiba, aku berpikir bahwa dia akan meninggalkan segalanya untukku… Awalnya, itulah yang aku pikir. Tapi saat Nyonya muda tiba, dia memintaku untuk menyerahkan laporan keuangan fisikal wilayah, dia membaca dengan kecepatan yang ekstrim, dan pergi keluar untuk memeriksa wilayah dengan penuh semangat.

Kemudian, ia mendirikan konglomerat dan membuat keuntungan dalam sekejap mata. Saat ini, dia sibuk berusaha untuk mereformasi peraturan wilayah ini….

Aku bertanya-tanya kapan dia membutuhkan waktu untuk beristirahat, atau lebih tepatnya, itu adalah pertanyaan apakah dia tidur atau tidak sama sekali. Etoz kerja dan cara dia memberikan petunjuk yang memadai, memikirkan itu saja sudah membuatku heran.

Demi dia, aku tidak keberatan kerja lembur menggerakan tulang-tulangku yang tua….

Mendukung orang ini, itu adalah suatu kesenangan untuk melihat masa depan seperti apa yang akan nampak nanti.

Namun, aku punya satu perhatian, Nyonya muda sangat sedikit makan akhir-akhir ini. Meskipun dia sendiri mengatakan bahwa itu karena dia berusaha untuk menurunkan berat badan … aku khawatir bahwa penurunan berat badan mungkin bukan satu-satunya alasan … tapi kelelahan juga.

Tidak ada kesalahan, masa depan wilayah kami terletak di pundak Nyonya muda. Dan karena itu, kehadirannya semakin besar hari demi hari. Aku harus mendukung Nyonya muda sebanyak yang aku bisa sehingga dia tidak ambruk.

Hari ini juga, aku akan meminta koki untuk mempersiapkan Nyonya muda makanan favoritnya…. Itulah apa yang aku pikirkan dalam perjalanan pulang dari Serikat Dagang.

* * *
Table of Content
Advertise Now!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *