Duke’s Daughter Bab 10

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Melakukan Konferensi



Tanpa terasa, dalam waktu singkat, tiga hari telah berlalu, dan seperti yang dijanjikan, Moneda mengetuk di pintu gerbang rumah.

Bisa dikatakan, kami sekarang akan mengadakan konferensi pertama.

Pertama-tama, aku harus mengungkapkan rencanaku agar mereka mengerti.

“Semuanya, terima kasih telah berkumpul di sini hari ini. Konferensi pertama sekarang akan dimulai.”

Meskipun aku mengatakan konferensi, orang-orang yang hadir adalah mereka yang bisa kupercaya … Dengan kata lain, orang-orang yang pergi denganku selama pemeriksaan, Moneda, Sebastian, dan Sei juga.

Sei adalah salah satu anak yang aku bawa ke rumah ketika aku masih kecil, dan dia sekarang membantu Sebastian dengan manajemen mansion.

“… Pertama-tama, aku ingin menyampaikan ide-ideku. Dalam satu bulan, aku telah memeriksa wilayah kita dan telah mengkonfirmasikan hal itu dengan Sebastian …Dibandingkan dengan wilayah lainnya, wilayah kita sangat subur.”

Ini Fakta, dibandingkan Royal City, semua jalan ke wilayah ini memiliki cuaca musim semi sepanjang tahun. Dengan demikian, industri pertanian di bagian selatan dari wilayah sangat makmur, dan karena itu juga menghadap ke laut, perdagangan juga dapat dilakukan.

Hal ini tidaklah salah untuk menyebut wilayah ini ibukota kedua di Kerajaan.

“Ketika aku pergi untuk memeriksa wilayah tersebut, kesan pertamaku. Adalah mirip dengan buah yang matang. Meskipun baik untuk dimakan, jika kita menunggu sedikit lebih lama, pada akhirnya akan membusuk. Itulah yang aku pikir. “

Aku kira mereka tidak mengharapkanku untuk perumpamaan seperti ini karena mata mereka terus berkedip bingung. Terutama Sebastian dan Sei.

“… Orang kaya semakin kaya, dan yang miskin makin miskin. Dan karena toko kekurangan komoditas baru, semuanya menjadi stagnan.”

Untuk orang sepertiku, yang dulu tinggal di negara kapitalis seperti Jepang, masyarakat disana pro-kompetitif.

Namun, wilayah ini berbeda. Sebagai permulaan, hal itu tidak mungkin untuk menampilkan daya saing. Selama orang-orang tidak punya keterampilan, tidak akan pernah ada kesempatan bagi mereka untuk maju.

“Jika orang-orang yang tinggal di wilayah tersebut tidak kaya, wilayah pun tidak akan pernah menjadi kaya.”

Begitulah cara kerjanya. Ketika pasar terbatas, pada akhirnya akan runtuh. Dengan kata lain, jika kita tidak berpartisipasi aktif dalam mensejahterakan rakyat, dengan aliran ekonomi saat ini, wilayah ini akan membusuk.

Ketika aku santai melihat sekeliling, aku melihat tanda tanya besar melayang di atas kepala mereka.

“Dengan kata lain … Singkatnya, aku ingin membuat wilayah di mana anak-anak tidak harus melalui hal-hal yang kalian alami di masa lalu.”

Mendengar itu, semua orang menganggukan kepala mereka setuju sambil tersenyum.

“Dalam rangka untuk mencapai tujuan yang besar. Ini akan memakan waktu hingga seratus tahun untuk wilayah ini sebanding dengan tujuan kita, dan hal pertama yang harus kita lakukan adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, kita perlu melakukan reformasi. Pertama-tama, aku ingin memanfaatkan dana yang saat ini Keluarga Duke miliki untuk membantu mengelola wilayah. Setelah itu, mendirikan bank, sentralisasi urusan pemerintahan, reformasi sistem perpajakan, pemeliharaan jalan, wajib belajar … “

“… U-umm. Bank itu apa?”

Saat aku berbicara, Sei menyelaku dan bertanya takut-takut.

“Ah, aku minta maaf. Karena aku terlalu bersemangat. Mengenai bank, itu adalah niatku untuk membiarkan Sebastian, Sei, dan juga Moneda menangani itu. Aku akan membahas ini secara rinci nanti…. Namun, bank tidak akan terwujud kecuali kita pertama membantu orang-orang agar makmur dan mereformasi sistem perpajakan di sini di wilayah kita. “

“Dengan kata lain, Anda ingin menggunakan pajak yang dikumpulkan dari rakyat untuk mengelola wilayah, dan mengumpulkan uang dari tempat lain untuk menjaga Keluarga Duke?”

“Itu benar, Moneda.”

“Secara khusus, apa yang Anda berniat lakukan?”

“Sebagai langkah awal, memulai sebuah bisnis.”

Ketika aku mengatakan hal itu, suasana konferensi membeku sesaat.

* * *
Table of Content
Advertise Now!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *