Duke’s Daughter Bab 8

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Pengintaian


Dalam waktu dua hari, aku telah selesai membaca semua dokumen tepat waktu sebelum pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan, kami tidak hanya mengunjungi kota-kota besar, tapi bahkan termasuk pedesaan. Tentu saja, aku tidak akan bisa memeriksa semua tempat.

Untuk saat ini tujuan yang utama adalah untuk mengunjungi daerah selatan di mana penerimaan pajak telah jatuh dalam beberapa tahun terakhir, dan daerah timur di mana penerimaan pajak sangat tinggi.

Aku merasa menyesal untuk Ryle dan Dida, perjalanan kami kali ini berjalan lancar tanpa menemui pencuri, sehingga inspeksi kami dilanjutkan secara tertib.

Dari waktu ke waktu, aku akan meminta Rehme menjelaskan tentang desa untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.

Tanpa terasa, hampir satu bulan waktu telah berlalu … dan akhirnya sudah waktunya untuk pertemuan dengan Moneda. Sejujurnya, pertemuanku dengan dia adalah rintangan pertama kami.

Rombongan kami dipimpin ke ruang tamu serikat dagang. Tidak seperti ruang tamu bangsawan, desain interior ruangan ini sangat menenangkan dan sederhana bukannya berlebihan dan mewah.

Hal itu mungkin karena orang yang berbeda menghargai hal-hal yang berbeda pula.

“Sudah lama sejak terakhir kita bertemu, Iris-sama.”

Orang yang memasuki ruangan adalah pemuda berkacamata sambil tersenyum… Dapat dikatakan, setiap kali aku melihat ekspresinya tersenyum, seperti tampak dia memiliki tatapan yang mencurigakan.

“Sudah lama, Moneda. Ah, tolong jangan terlalu sopan. Karena aku sedang menyamar saat ini. “

“Tidak, ini memang cara saya menyambut tamu.”

“Begitukah. Kamu tidak banyak berubah ternyata.”

“Jadi, bagaimana saya bisa membantu Anda?”

Langsung ke intinya, huh. Tidak ada tempat untuk pembicaraan yang hangat tentang masa lalu … Tapi sekali lagi, Moneda selalu seperti ini sejak dulu, sih.

“Yah, Moneda. Meskipun sudah lama sejak terakhir kali kita bertemu. Bagaimana kabarmu akhir-akhir ini?”

“Kondisi saya saat ini? Hmm, singkatnya, kabar saya cukup baik.”

“Benarkah? Seorang Wakil Ketua Akuntansi Serikat Dagang memang hebat. Jika demikian, kamu pasti sudah menyadari gerak-gerikku kan?”

“Yah … itu memang benar.”

Senyum pahit melayang di wajah Moneda. Ini merupakan karakteristik dari Pedagang untuk mengumpulkan informasi secepat mungkin. Akan menjadi masalah besar dalam melakukan bisnis tanpa memahami situasi setiap saat.

Dengan kata lain, mereka secara alami tahu gerakan bangsawan dan di mana mereka menghabiskan uang mereka.

“Seperti yang kamu tahu, karena apa yang baru saja terjadi, aku telah dikirim ke wilayah ini untuk menjalani kurungan rumah. Selain itu, Moneda. Bagaimana kabar serikat akhir-akhir ini? “

“Itu juga berjalan dengan baik.”

“Hmm, benarkah? Meskipun perdagangan di Royal City telah menurun? “

Dalam sekejap, ekspresi tenang di wajahnya menghilang.

“Yah, itu tidak baik. Jika ekspresi di wajahmu terlalu mencerminkan apa yang kamu pikirkan, kamu akan mudah dibaca oleh mitra bisnismu lho.”

Hehehe, aku sedikit tertawa mencairkan suasana, aku pikir suasana damai akan kembali, tapi ekspresi Moneda tetap kaku.

“Moneda, aku minta maaf tentang itu. Aku telah mengajukan pertanyaan untuk mengelabuimu. Namun, melihat ekspresimu sekarang, nampaknya perdagangan di Royal City memang menurun. “

Adapun alasan atas tebakanku, itu mungkin karena situasi politik di Royal City tidak stabil. Dapat dikatakan, sekarang telah mencapai titik kritis.

Ini adalah sesuatu yang aku pahami setelah bergumul dengan dokumen-dokumen beberapa hari lalu. Kebetulan, aku benar-benar hanya bertanya kepadanya untuk mengelabui dia tanpa alasan lain apapun.

Sekarang situasi politik telah menjadi sulit dan lebih sulit untuk diprediksi, itu tidak bisa dihindari untuk ekstra hati-hati dibandingkan sebelumnya … Dan aku tidak mengatakan itu pada sudut pandang seorang pedagang.

“… Itu memang benar. Namun saya ingin tahu, bagaimana Anda bisa sampai pada kesimpulan itu?”

“Jika kamu melihat situasi politik saat ini, kamu tentu akan paham. Bisa dikatakan, Moneda. Aku tidak datang jauh-jauh ke sini hanya untuk sekedar menyapamu.”

“Jadi, bagaimana saya bisa membantu Anda?”

Aliran percakapan telah dipulihkan. Tapi aku merasa hal itu seperti berbeda dari sebelumnya. Meskipun demikian … Aku adalah orang yang menguasai dan memahami keuntungan dari percakapan.

Kali ini, bagaimanapun, pihak lain harus mengambil inisiatif untuk bicara. Tapi mungkin dia masih ingin mendengarkan perkataanku selanjutnya.

“Moneda. Aku ingin tahu apakah kamu ingin keuntungan yang lebih besar atas sejumlah uang?”

“Keuntungan lebih besar, uang, Anda bilang? Apakah Anda mencoba untuk mempekerjakan saya untuk keluarga Duke? “

“Benar. Namun, aku tidak ingin kamu melayani keluarga Duke, melainkan, wilayah Duke. “

“…Itu, apa maksud Anda dengan itu?”

“Mulai sekarang dan seterusnya, wilayah Duke akan menjalani reformasi. Dan untuk satu hal, bagian administrasi akan perlu ditangani orang yang berbeda. Dengan kata lain, aku memintamu untuk mengelola anggaran dari wilayah ini. “

“Mengapa, Anda memilih saya? Saya yakin bahwa keluarga Duke tidak kekurangan orang-orang berbakat.”

“Itu karena kamu sudah akrab dengan lapangan. Selain itu, reformasi ini akan dilakukan dalam jangka waktu yang relatif lama. Karena kita akan mendorong ke arah reformasi dari dasar. Pengetahuan saat ini sangat dibutuhkan. Meskipun dasar-dasar diperlukan sampai batas tertentu … tapi untuk seseorang dari Wakil Ketua Akuntansi, aku yakin kamu tidak akan mendapatkan kesulitan. Lagipula, itu karena aku tahu aku bisa mempercayaimu. Selain itu kamu bukanlah jenis orang yang dapat disuap dengan uang.”

“Hahaha, ini mengejutkan, topik ini telah berubah menjadi percakapan yang mengesankan. Jika apa yang Anda katakan itu benar, saya dapat menantikan masa depan wilayah Duke…. Namun, maafkan saya karena tidak sopan, tetapi apakah Anda memiliki wewenang untuk menunjuk orang?”

Ah, dia tidak percaya padaku. Alasan utamanya adalah karena ayah tidak di sisiku… Jadi mungkin dia berpikir bahwa aku hanya main-main. Dan karena itu, aku akan mengungkapkan kartu As-ku di sini.

“Tentu saja. Karena pada saat ini, aku telah menerima posisi sebagai Perwakilan Tuan Feodal.”

Pada saat yang sama, aku menunjukkan padanya Surat Penunjukan. Ini adalah sesuatu yang ayah telah serahkan kepadaku sebelum meninggalkan rumah….

Sejujurnya, aku belum mengumumkan secara terbuka bahwa aku ditunjuk sebagai penguasa wilayah. Dan aku masih belum punya niat untuk mengumumkannya setelah ini. Karena hal itu akan memiliki efek yang besar di saat-saat kritis seperti ini….

Seperti sekarang. Aku berpikir bahwa ia mungkin tidak akan pernah membayangkan aku akan diangkat menjadi penguasa wilayah, dan memang, ketika aku melihat wajah Moneda, ia memiliki ekspresi terkejut.

Selain itu, sebagai Penguasa Feodal, ayah telah menempatkan semua tanggung jawab untuk mengatur wilayah padaku. Otoritas yang luar biasa dan hampir sama dengan otoritas beliau sendiri.

Dengan kata lain, itu seolah-olah ayah yang menyatakan bahwa ia mewakilkan segala tanggung jawab padaku, dan aku akan melaksanakan tugas tersebut dari awal sampai akhir.

Karena itu juga tertulis dalam surat tersebut, tidak mengherankan apabila orang lain akan terkejut…. Ayah juga, aku bertanya-tanya apa yang dia pikirkan. Di sisi lain, karena hal itu sangat berguna, aku sangat berterima kasih untuk itu.

* * *
Table of Content
Advertise Now!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *