Duke’s Daughter Bab 5

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Hati Orang Tua, Anak Tidak Akan Tahu


Perwakilan Tuan Feodal?… Dengan kata lain, aku akan memerintah suatu wilayah yang ayah tempatkan. Aku ingin tahu apa yang harus aku katakan dalam situasi ini … Memperoleh sedikit keberuntungan tak terduga? Angin segar sebelum kesialan? Ah, salah satu dari hal itu tidak benar! Karena itu terjadi begitu tiba-tiba, aku tidak bisa menemukan kata-kata masuk akal akan hal itu.

“… Perwakilan Tuan Feodal, bukankah itu posisi yang biasanya diberikan kepada ahli waris?”

“Itu tidak menjadi masalah karena kamu akan pergi ke wilayah itu pula. Dan selain itu, ahli waris yang kamu bicarakan ini saat ini mengalami suatu ‘penyakit’. “

… Yah, tentu. Karena dia tergila-gila dengan putri seorang Baron, Yuri, saat ini dirinya selalu tidak jauh dari Pangeran Kedua, dan menjadi bagian dari kelompoknya. … Karena wanita itu sekarang menjadi milik Pangeran Kedua, normalnya ia akan menjauhkan diri.

Namun, dalam pikiran adikku, dia mungkin ingin berada di posisi di mana ia dapat melindungi kebahagiaan orang yang dicintainya dan mengawasinya.

“… Akan kulakukan. Aku akan menciptakan sebuah wilayah yang tidak akan terpengaruh tidak peduli jika Royal city berada dalam kekacauan. “

Ketika aku mengatakan hal itu, ayah mengangguk setuju, selanjutnya aku meninggalkan ruangan.

* * *

Sudut Pandang Louis

Namaku Louis Dan Armelia. Seorang Duke dari keluarga Armelia, dan juga seorang Perdana Menteri yang menjabat saat ini. Sekarang, berbagai peristiwa telah mengejutkanku.

Pertama-tama, putriku, Iris, dikeluarkan dari akademi dan pertunangannya pun dibatalkan … Bagiku, ini adalah skenario yang telah aku rencanakan sebelumnya. Selain itu, aku awalnya menentang pertunangan tersebut, dan sekarang aku bisa lega karena pertunangan itu dibatalkan.

Namun, aku tidak setuju untuk membiarkan Putriku terlibat … dengan hasil pertunangannya dibatalkan seperti ini. Selain itu, bahkan jika putriku tidak melakukan hal bodoh, aku akan tetap membatalkan pertunangannya dengan mengklaim dia sakit.

Dalam situasi apapun, aku bermaksud mencegahnya dari kurungan gereja sebelum menghapusnya dari masyarakat bangsawan….

Di sisi lain, putriku jatuh cinta dengan Edward, Pangeran Kedua, jadi dia mungkin tidak akan mendengarkan apapun yang aku katakan, jadi ini akan sedikit sulit. Itulah yang aku pikir.

Namun, ketika aku akhirnya bertemu dengan putriku, Iris, bukannya frustasi karena ia dipisahkan dari pria yang dicintainya, malah sekarang dia tampak tenang dan segar. Selain itu, dia sudah mengetahui semua rencanaku…

Sangat menarik. Itulah yang kupikir. Karena pekerjaan, aku tidak punya banyak waktu untuk berinteraksi dengan putra-putriku, dan keduanya dirawat oleh istriku.

Adapun putraku, dia tumbuh menjadi seorang tuan muda yang tidak bisa melakukan apa-apa sendiri. Di sisi lain, ia tumbuh menjadi seseorang yang terlalu percaya diri pada kemampuannya, suka omong kosong, dan naif …

Dan ketika ia mulai bekerja di Royal City, aku berencana secara menyeluruh akan mendisiplinkan dirinya. Akan tetapi, ketika puteriku berbicara empat mata denganku, seolah-olah dia punya semacam pencerahan, ia membeberkan semua rencanaku …

Yang menyedihkan dari itu semua adalah, dibandingkan dengan adiknya, dia memiliki kemampuan untuk membedakan situasi yang mengalir di masyarakat. Selain itu, dia mampu membuat keputusan dengan cepat. Seolah-olah dia telah berubah menjadi orang yang sama sekali berbeda.

Sekarang jika aku memikirkannya kembali, anak ini kadang-kadang akan melakukan hal-hal aneh, sambil mendengarkan dia, hal itu membuatku teringat beberapa hal.

Hal yang mencengangkan adalah suatu kesempatan ketika ia memaksa untuk menjemput rakyat jelata dan meminta agar mereka berada di sisinya. Alih-alih mendapatkan hadiah mahal, dia memilih untuk menjemput anak-anak jalanan…

Aku awalnya mengira ia berencana menjadikan mereka sebagai pelayannya. Tapi ketika aku akhirnya menyetujui itu, ia tampaknya tidak memiliki rencana apapun.

Aku berpikir perilaku aneh puteriku telah berakhir … tapi ketika aku melihatnya sekarang, ekspresinya terlihat sama seperti saat itu. Tanpa sadar, aku telah memberinya posisi, “Perwakilan Tuan Feodal”. Aku pikir itu agak aneh ketika aku mengatakannya sendiri.

Namun, karena Sebastian saat ini tinggal di wilayah tersebut, dia mungkin tidak akan melakukan sesuatu yang aneh di sana. Namun demikian, jika Iris sama sekali tidak melakukan sesuatu, itu akan menggelikan.

Dia telah menebak semua rencanaku dengan sempurna, kecuali satu hal. Dan itu adalah alasan persetujuan pertunangannya dengan Pangeran Kedua …

Sebagai Perdana Menteri, aku pikir itu akan lebih baik baginya untuk bertunangan dengan Pangeran Pertama.

Satu-satunya alasan aku menyetujui pertunangannya dengan Pangeran Kedua adalah karena itu adalah keinginan putriku sendiri. Bagaimanapun, aku juga hanya seorang manusia. Seorang ayah yang ingin memanjakan putrinya. Dan, dengan dalih dia mengawasi Pangeran Kedua, aku menyetujui pertunangannya.

Lalu … setelah pertunangan putriku diputuskan, agar keluarga Kerajaan tidak memiliki perselisihan, aku memilih untuk bersikap netral. Namun, aku tidak bisa mengatakan apa-apa pada putriku. Karena ia terlalu percaya pada kemampuannya, ia memilh melakukan semuanya sendirian….

Namun, tetap saja, aku berharap bahwa perselisihan keluarga Kerajaan dalam memperebutkan takhta tidak terjadi.

Cepat atau lambat, putriku akan terlibat dalam perselisihan keluarga Kerajaan. Di luar harapanku, putriku dapat keluar dari hal itu sendirian.

Oleh karena itu, aku menilai hal itu adalah yang terbaik baginya untuk menarik diri dari masyarakat bangsawan sampai situasi kembali tenang. Tentu saja, jika dia kesulitan, aku juga berniat membantunya.

Tapi ketika aku melihat penampilannya hari ini, tampaknya dia tidak memerlukan bantuanku, cukup hanya perlindungan. Sebaliknya, ia menunjukkan bahwa ia memiliki potensi untuk berlayar melalui laut yang keras…

Aku ingin tahu hal menarik apa yang akan dibuatnya nanti. Sembari memikirkan hal itu, aku menemukan secercah harapan untuk masa depan.

* * *
Table of Content
Advertise Now!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *